Showing posts with label kalender astronomi. Show all posts
Showing posts with label kalender astronomi. Show all posts

Saturday, November 28, 2015

Jadwal Fenomena Astronomi Di Bulan Desember 2015


AstroNesia ~ Berikut ini adalah beberapa event atau fenomena astronomi yang akan terjadi pada bulan Desember 2015.

1. Bulan Di Apogee [Terjauh] (5 Desember 2015)

Bulan mencapai titik terjauhnya dari Bumi pada jarak 404.800  km dari Bumi.


2. Konjungsi Bulan Dan Venus (7 Desember 2015)

Sebuah konjungsi Bulan dan Venus akan berlangsung pada pagi 7 Desember. Bulan sabit akan mendekat 2 derajat dengan planet terang Venus di langit pagi. Lihatlah ke timur sebelum matahari terbit.

3. Bulan Baru (11 Desember 2015)

Bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari,dan tidak akan terlihat dari Bumi. Ini adalah kesempatan bagus untuk mengobservasi objek luar angkasa karena tidak adanya cahaya bulan yang mengganggu.




4. Hujan Meteor Geminids (13-14 Desember 2015)

Geminid adalah raja hujan meteor. Fenomena ini dianggap sebagai hujan meteor terbaik di langit, memproduksi hingga 120 meteor per jam pada puncaknya. Meteor ini dihasilkan oleh puing-puing yang ditinggalkan oleh sebuah asteroid yang dikenal sebagai 3200 Phaethon, yang ditemukan pada tahun 1982.

Hujan meteor ini berjalan setiap tahun dari 7-17 Desember. Puncaknya tahun ini terjadi pada malam tanggal 13 dan pagi 14. Tahun ini, Bulan baru tidak akan memblokir meteor, dan Geminid akan menjadi pertunjukan yang baik. Tampilan terbaik berasal dari lokasi yang gelap setelah tengah malam. Meteor akan memancar dari konstelasi Gemini, tetapi dapat muncul di mana saja di langit.

5. Bulan Berada Pada Titik Terdekat [Perigee] (21 Desember 2015) 

Bulan mencapai perigee, titik terdekat dengan Bumi: 368.418 km dari Bumi.


6. Hujan Meteor Ursid (21-22 Desember 2015)

Hujan meteor Ursid adalah hujan meteor kecil yang memproduksi sekitar 5-10 meteor per jam. Fenomena ini dihasilkan oleh butir debu yang ditinggalkan oleh komet Tuttle, yang pertama kali ditemukan pada 1790. Hujan meteor ini berlangsung setiap tahun dari 17-25 Desember. Puncaknya tahun ini terjadi pada malam 21 dan pagi tanggal 22.

Tahun ini, bulan bungkuk akan cukup terang sehingga dapat memblokir beberapa meteor redup. Jika kamu bersabar, Anda mungkin masih dapat melihat beberapa meteor yang lebih cerah. Tampilan terbaik berlangsung setelah tengah malam dari lokasi yang gelap dan jauh dari lampu-lampu kota. Meteor akan memancar dari konstelasi Ursa Minor, tetapi dapat muncul di mana saja di langit.

7. Bulan Purnama (25 Desember 2015) 

Bumi berada di antara Matahari dan Bulan sehingga Bulan akan sepenuhnya terang seperti yang terlihat dari Bumi. Bulan purnama ini dikenal oleh suku asli Amerika sebagai Full Cold Moon karena inilah saat udara dingin menetap dan malam menjadi panjang dan gelap. Bulan ini juga telah dikenal sebagai Moon Before Yule dan Full Long Nights Moon.


8. Elongasi Timur Terbesar Merkurius (29 Desember 2015)

Planet Merkurius mencapai elongasi timur terbesar 19,7 derajat dari Matahari. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat Merkurius karena akan berada di titik tertinggi di atas cakrawala di langit malam. Carilah planet ini di langit barat setelah matahari terbenam.

Saturday, May 30, 2015

Jadwal Fenomena Astronomi Di Bulan Juni 2015


AstroNesia ~ Berikut ini adalah beberapa event atau fenomena astronomi yang akan terjadi pada bulan Juni 2015. 

1. Full Moon [Bulan Purnama] (2 Juni 2015)

Bumi berada di antara Matahari dan Bulan sehingga Bulan akan sepenuhnya terang seperti yang terlihat dari Bumi. Bulan purnama ini dikenal oleh suku asli Amerika sebagai Full Strawberry Moon karena ini adalah saat panen buah yang matang. Bulan ini juga telah dikenal sebagai Full Rose Moon dan Full Honey Moon.

2. Elongasi Terbesar Venus (6 Juni 2015)

Planet Venus mencapai elongasi timur terbesar 45,4 derajat dari Matahari. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat Venus karena akan berada pada titik tertinggi di atas cakrawala di langit malam. Carilah planet ini di langit barat setelah matahari terbenam.

3. Bulan Berada Pada Titik Terdekat [Perigee] (10 Juni 2015)

Bulan mencapai perigee, titik terdekat dengan Bumi: 369.713 km dari Bumi.

4. Bulan Baru (16 Juni 2015)

Bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari,dan tidak akan terlihat dari Bumi. Ini adalah kesempatan bagus untuk mengobservasi objek luar angkasa karena tidak adanya cahaya bulan yang mengganggu.    

5. Bulan Di Apogee [Terjauh] (23 Juni 2015)

Bulan mencapai titik terjauhnya dari Bumi pada jarak 404.134 km dari Bumi.    

6.  Elongasi Terbesar Merkurius (24 Juni 2015)

Planet Merkurius mencapai elongasi timur terbesar 22,5 derajat dari Matahari. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat Merkurius karena akan berada pada titik tertinggi di atas cakrawala di langit malam. Carilah planet ini di langit barat setelah matahari terbenam.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi

Saturday, July 26, 2014

Jadwal Fenomena Astronomi Di Bulan Agustus 2014

http://astronesia.blogspot.com/
Ilustrasi

AstroNesia ~ Berikut ini adalah beberapa event atau fenomena astronomi yang akan terjadi pada bulan Agustus 2014.

1. Supermoon (10 Agustus 2014)

Bumi berada di antara Matahari dan Bulan sehingga Bulan akan sepenuhnya terang seperti yang terlihat dari Bumi. Bulan purnama ini dikenal oleh suku asli Amerika sebagai Full Sturgeon Moon karena karena ikan sturgeon besar dari Great Lakes dan danau besar lainnya lebih mudah ditangkap pada saat ini. Bulan ini juga telah dikenal sebagai Green Corn Moon dan the Grain Moon Bulan ini merupakan bulan purnama paling dekat dan terbesar tahun ini,dikenal sebagai "Supermoon" oleh media. Yang benar adalah Bulan itu hanya sedikit lebih besar dan lebih terang dari Bulan biasanya dan kebanyakan orang tidak benar-benar mampu membedakannya. Baca : 7 Fakta Supermoon Yang Mungkin Anda Belum Ketahui

2. Bulan Berada Pada Titik Terdekat [Perigee] (10 Agustus 2014)

Bulan mencapai perigee, titik terdekat dengan Bumi:
356.897 km dari Bumi.

3. Hujan Meteor Perseid (12-13 Agustus 2014)

Perseids adalah salah satu hujan meteor tahunan terbaik yang menghasilkan hingga 60 meteor per jam pada puncaknya. Hujan meteor ini dihasilkan oleh komet Swift-Tuttle, yang ditemukan pada tahun 1862. Perseids terkenal karena menghasilkan sejumlah besar meteor terang. Hujan meteor ini dimulai 17 Juli hingga 24 Agustus dan puncaknya terjadi pada tanggal 12 Agustus dan 13 Agustus. Tampilan terbaik untuk melihat hujan meteor ini akan berasal dari lokasi gelap setelah tengah malam. Meteor akan memancar dari konstelasi Perseus, tetapi dapat muncul di mana saja di langit. Baca : 10 Fakta Menakjubkan Hujan Meteor Perseid

4. Konjungsi Jupiter Dan Venus (18 Agustus 2014)

Konjungsi adalah peristiwa langka di mana dua atau lebih objek akan muncul sangat dekat bersama-sama di langit malam. Kedua planet terang ini akan luar biasa dekat satu sama lain, hanya seperempat derajat terpisah di langit pagi. Juga, cluster Beehive di konstelasi Cancer hanya terpisah 1 derajat saja. Fenomena langka ganda ini jangan sampai terlewatkan. Carilah planet terang ini di timur sebelum matahari terbit.

5. Bulan Di Apogee [Terjauh] (24 Agustus 2014)

Bulan mencapai titik terjauhnya dari Bumi pada jarak 406.523
km dari Bumi.


6. Bulan Baru (25 Agustus 2014)

Bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari,dan tidak akan terlihat dari Bumi. Ini adalah kesempatan bagus untuk mengobservasi objek luar angkasa karena tidak adanya cahaya bulan yang mengganggu.


7. Oposisi Neptunus (29 Agustus 2014)

Planet raksasa biru akan berada di posisi terdekatnya dengan Bumi dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi oleh Matahari. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat dan memotret Neptunus. Karena jarak ekstrim dari Bumi, Neptunus hanya muncul sebagai titik biru kecil di semua teleskop kecuali teleskop paling kuat.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi

Friday, February 28, 2014

Jadwal Fenomena Astronomi Di Bulan Maret 2014

http://astronesia.blogspot.com/
Jadwal Fenomena Astronomi Di Bulan Maret 2014

AstroNesia ~ Berikut ini adalah beberapa even atau fenomena astronomi yang akan terjadi bulan Februari 2014 :

1. Bulan Baru (1 Maret 2014)

Bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari,dan tidak akan terlihat dari Bumi. Ini adalah kesempatan bagus untuk mengobservasi objek luar angkasa karena tidak adanya cahaya bulan yang mengganggu.

2.  Bulan Di Apogee [Terjauh] (11 Maret 2014)

Bulan mencapai titk terjauhnya dari Bumi pada jarak 405.367 km dari Bumi.

3. Bulan Penuh (16 Maret 2014)
 
Bumi berada di antara Matahari dan Bulan sehingga Bulan akan sepenuhnya terang seperti yang terlihat dari Bumi.

4. Equinox Maret (20 Maret 2014)

Equinox Maret terjadi pada jam 16:57 UTC.Matahari akan bersinar langsung di khatulistiwa yang akan membuat jumlah siang dan malam hampir sama di seluruh dunia. Ini juga merupakan hari pertama musim semi (vernal equinox) di belahan bumi utara dan hari pertama musim gugur (autumnal equinox) di belahan bumi selatan.

5. Occultation Regulus (20 Maret 2014)

Suatu kejadian yang sangat langka akan berlangsung pada Kamis pagi, 20 Maret. Sebuah asteroid yang dikenal sebagai 163 Erigone akan lewat di depan bintang terang Regulus di konstelasi Leo, menyebabkan bintang itu menghilang.Fenomena ini sebisa mungkin kami ikuti.

6. Bulan Berada Pada Titik Terdekat [Perigee] (27 Maret 2013)

Bulan mencapai perigee, titik terdekat dengan Bumi: 365.706 km dari Bumi. 


7. Bulan Baru (30 Maret 2014)

Bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari,dan tidak akan terlihat dari Bumi. Ini adalah kesempatan bagus untuk mengobservasi objek luar angkasa karena tidak adanya cahaya bulan yang mengganggu.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi